Monthly Archives: Juni 2026

Adiwiyata

Gerakan Tumbler SMP Negeri 23 Banjarmasin Inovasi Sekolah Mengurangi Sampah Plastik Melalui Budaya Membawa Tumbler Pribadi

Banjarmasin – Dalam upaya mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, SMP Negeri 23 Banjarmasin terus mengembangkan berbagai inovasi ramah lingkungan. Salah satu program unggulannya adalah Gerakan Tumbler, yaitu pembiasaan seluruh peserta didik membawa tumbler pribadi setiap hari sebagai wadah minum selama berada di sekolah.

Gerakan ini merupakan bagian dari implementasi Program Adiwiyata sekaligus bentuk nyata komitmen sekolah dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Melalui kebijakan ini, seluruh siswa dibiasakan untuk tidak lagi menggunakan botol maupun gelas plastik sekali pakai saat beraktivitas di lingkungan sekolah.

Yang menarik, inovasi ini juga didukung oleh kantin sekolah yang tidak lagi menyediakan minuman dalam botol maupun gelas plastik sekali pakai. Setiap siswa yang membeli minuman di kantin diwajibkan membawa tumbler masing-masing. Minuman yang dibeli akan langsung diisikan ke dalam tumbler milik siswa, sehingga tidak menghasilkan sampah plastik dari kemasan minuman.

Kebijakan tersebut mendapat sambutan positif dari seluruh warga sekolah. Ratusan peserta didik tampak antusias membawa tumbler dengan berbagai warna dan desain sebagai bagian dari gaya hidup ramah lingkungan. Selain mengurangi sampah plastik, kebiasaan ini juga menanamkan rasa tanggung jawab, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak usia dini.

Melalui pembiasaan sederhana ini, SMP Negeri 23 Banjarmasin berhasil menciptakan budaya baru di lingkungan sekolah. Kini, pemandangan botol plastik sekali pakai yang sebelumnya sering ditemukan di area sekolah hampir tidak terlihat lagi. Lingkungan sekolah menjadi lebih bersih, nyaman, dan sehat karena berkurangnya timbulan sampah plastik setiap harinya.

Kepala SMP Negeri 23 Banjarmasin menyampaikan bahwa Gerakan Tumbler bukan sekadar aturan, tetapi merupakan pendidikan karakter yang membentuk kebiasaan baik bagi peserta didik.

“Kami ingin menanamkan bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana. Membawa tumbler sendiri dan menggunakannya saat membeli minuman di kantin merupakan langkah kecil yang jika dilakukan bersama-sama akan memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan.”

Program ini diharapkan mampu menjadi budaya yang terus melekat pada seluruh warga sekolah, bahkan diterapkan di lingkungan rumah dan masyarakat. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya menjadi pelajar yang peduli lingkungan di sekolah, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam mengurangi sampah plastik di kehidupan sehari-hari.

Melalui Gerakan Tumbler, SMP Negeri 23 Banjarmasin membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Semangat membawa tumbler sendiri menjadi simbol komitmen seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Published by: